Hidup itu menawarkan banyak pilihan. Kadang yang kemudian kita pilih adalah sesuatu yang tidak pernah terpikir akan kita pilih. Aku cuma pengen curhat saja. Beberapa hari terakhir banyak teman yang menyesalkan keputusanku off dari dunia maya, sebenarnya tidak off2 banget sih karena aku masih bakalan online juga meskipun gak bisa sering-sering - kan udah gak gratis lagi sekarang
-. Banyak yang bertanya tentang alasanku meninggalkan pekerjaan yang sudah memberiku banyak pengetahuan baru selama satu tahunan ini.
Kejenuhan? Mungkin itu salah satu faktornya juga. Aku sudah menggeluti dunia maya sejak setahunan yang lalu, di warnet terakhir tempatku part time. Sebelum itu aku pernah menjalani pekerjaan yang sama selama kurang lebih empat bulan di tempat lain. Selain jenuh mungkin juga karena antara Agustus-November aku merasa kehilangan semangat kerja, kehilangan inspirasi dan kerja rasanya hanya rutinitas membosankan yang tidak lagi kunikmati. Antara bulan-bulan itu teman-temanku sesama operator hampir bersamaan mengundurkan diri masing-masing dengan alasannya sendiri-sendiri. Entah mengapa itu kemudian sangat berpengaruh padaku dan aku segera menyadari ini gak bakalan baik untuk kelangsungan pelayananku pada user. Pekerjaan yang sangat aku sukai ini mulai jadi sesuatu yang biasa dan malah jadi beban. Faktor lain? Jujur saja, ada seorang teman yang menawarkan jalan baru untukku. Tengah bulan November malam setelah aku selesai rekap, aku masih ingat pembicaraan kami.
Aku berpikir tentang kemungkinan-kemungkinannya. Aku merasa demikian berat juga melepaskan akses gratis internetku :D. Dunia maya ini sudah jadi bagian hidupku, seperti makanan yang kumakan sehari-hari. Banyak pula kenangan-kenangan yang mesti kukubur, tiap sudut tempat kerjaku menyimpan banyak kenangan tentang banyak hal, tentang user, tentang operator, tentang kejadian-kejadian dan jujur saja, bahkan juga romantisme. Tapi pertimbanganku akhirnya mencapai keputusan itu. Aku harus mencari pengalaman baru, menemukan diriku memasuki dunia yang sama sekali baru dan berharap mampu beradaptasi.
Aku bahagia ternyata. Dengan pilihan yang semula tak pernah terpikir akan kupilih sebab aku merasa itu bukan duniaku. Tapi ternyata aku mampu mengatasi kejenuhan yang dikhawatirkan timbul sebab pekerjaan baruku. Rasanya hanya seperti kembali ke saat-saat dulu,sebelum di warnet, bekerja di belakang meja menghadap komputer nyaris seharian, dan tidak bertemu terlalu banyak orang. Bedanya dulu aku bekerja untuk memuaskan ingin tahuku terhadap program sekalian bisa dapat uang, meskipun jujur kuakui saat itu bukan uang alasan utamanya. Aku seorang pelarian (hehehe…) dari penjara keresahan, dari penjara keputusasaan….dan komputer jadi korbannya. Sekarang, pekerjaan ini benar2 new. Seorang temanku bahkan terheran-heran sebab pekerjaan ini sangat berbeda dengan kepribadianku, sangat tidak terpikirkan aku akan bekerja di sebuah toserba retail yang cuma akan ngurusi data stok dan perubahan harga, dan berurusan dengan sekian banyak faktur pembelian. Sesuatu yang sama sekali bukan jiwaku.
Tapi itulah hidup. Aku telah memilih sesuatu yang tak terpikirkan olehku, tak terpikirkan oleh orang-orang terdekatku dan bahkan mereka yang menyesali pilihanku, mereka yang selalu bertanya kenapa. Tapi aku gak nyesal. Kadangkala dalam hidup orang membutuhkan sesuatu yang mudah untuk dijalani. Toh hampir semua pekerjaan yang pernah kujalani pasti berhubungan dengan data. Dari mulai mengolahnya dalam program, eh sekarang malah jadi end-user program database yang hampir sama. Entahlah…
Ya. Begitulah. Aku gak meninggalkan benar-benar dunia maya ini kok. Aku masih akan menulis sesuatu jika ada waktu dan ada uang untuk bayar akses internet :D.
Terimakasih untuk mereka yang sangat care. Terimakasih untuk orang-orang yang telah mendukungku, memberi pertimbangan-pertimbangan hingga kupilih jalan baru ini. Terimakasih untuk para user Radja.net yang masih setia mengirim sms bertanya kabar dan kadang mengeluh tentang operator baru yang belum tahu kebiasaan mereka. Segala sesuatu dalam hidup pasti berubah. Orang-orang baru akan kita temui dan teman-teman baru pun memasuki hidup kita. Meskipun kenangan indah kadang mengiris. Tapi tidak ada yang perlu disesali. Segalanya akan selalu baik, berjalan indah sebab jalan Tuhan itu indah.
Off dulu ya. Special untuk Girra, 4give me girl I can stay here any longer but I’m with U in ur most difficult time. Untuk Bim Yuda, maafkan jika ada salahku hingga tak kamu sapa malam itu, padahal aku menyempatkan diri kembali ke warnet malam itu untuk kamu dan Wick. Untuk Candra, untuk Wick, terimakasih atas saran dan pertimbangan-pertimbangannya sehingga akhirnya kupilih jalan ini. Untuk Pak Joe dan angkringannya, I luv Ur place, Sir! (beliau baca gak ya? hehehe…)
Bye.